Hotline News

Waspada DBD di Pekanbaru, Sudah 779 Kasus dan 3 Meninggal

waktu baca 1 menit

Penulis: Nofrianto

Editor: Liber Simbolon

Kamis, 5 Nov 2026 11:19 1

Pekanbaru, Berita presisi.com – Pekanbaru kembali dihantui Demam Berdarah Dengue (DBD). Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru mencatat sepanjang tahun 2026 sudah ada 779 warga yang terserang DBD. Dari jumlah tersebut, tiga orang dilaporkan meninggal dunia. Ketiga korban berasal dari Kecamatan Kulim, Sail, dan Tuah Madani.

Kasus DBD tersebar di 15 kecamatan. Kecamatan Tuah Madani menjadi wilayah dengan kasus tertinggi, yakni 119 kasus. Disusul Marpoyan Damai sebanyak 111 kasus dan Bukit Raya sebanyak 87 kasus. Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah kota, terutama dalam menghadapi periode perubahan cuaca yang membuat nyamuk Aedes aegypti berkembang lebih cepat.

Sekretaris Dinkes Kota Pekanbaru, Dedy Sambudi, mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan. Ia meminta masyarakat menggalakkan gerakan 3M Plus, yakni menguras tempat penampungan air, menutup rapat tempat air, dan mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.

Selain itu, warga juga diminta menggunakan lotion anti nyamuk, memasang kelambu, dan menaburkan abate di bak penampungan air. Jika mengalami demam tinggi mendadak selama dua hingga tiga hari, disertai nyeri sendi dan bintik merah, warga diminta segera memeriksakan diri ke puskesmas terdekat. Jangan menunda pengobatan, karena DBD bisa berakibat fatal jika terlambat ditangani. Kebersihan lingkungan adalah kunci utama pencegahan. (Nofrianto)

Penulis: Nofrianto

Editor: Liber Simbolon

Sumber Foto: Biro Pekanbaru

Tag Terkait

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA