Penulis: Liber Simbolon
Editor: Liber Simbolon

Jakarta, BeritaPresisi.com — Puluhan pedagang yang tergabung dalam Aliansi Pedagang Pasar Jakarta menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (7/10/2026). Aksi ini digalang oleh gabungan pedagang dari Pasar Sunter Podomoro, Pasar Serdang, dan Pasar Pademangan guna menolak pembebanan biaya revitalisasi yang dinilai sangat memberatkan pedagang kecil.
Perwakilan Aliansi Pedagang Pasar Jakarta, Sutanto, menyatakan bahwa para pedagang dibebani tarif hingga puluhan juta rupiah per meter persegi hanya untuk mendapatkan kembali lapak mereka usai proyek revitalisasi rampung.
”Revitalisasi yang artinya harga yang dia keluarkan kepada pedagang itu sangat tidak logis. Di mana harga untuk lantai atas itu Rp 39 juta per meter persegi, dan lantai bawah Rp 49 juta per meter persegi, di luar PPN,” tegas Sutanto di lokasi aksi.
Sutanto menjelaskan, jika dihitung secara keseluruhan, setiap pedagang harus menanggung biaya hingga ratusan juta rupiah untuk satu unit lapak. Sebagai gambaran, kios di lantai bawah rata-rata memiliki luas 4 meter persegi. Dengan tarif tersebut, seorang pedagang harus merogoh kocek lebih dari Rp 200 juta agar bisa kembali berjualan.
Hingga berita ini diturunkan, para pedagang masih bertahan di depan Balai Kota DKI Jakarta untuk menyuarakan tuntutan mereka agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meninjau ulang kebijakan harga lapak tersebut. (Liber Simbolon)
Penulis: Liber Simbolon
Editor: Liber Simbolon
Sumber Foto: Biro Jakarta
Tidak ada komentar