Hotline News

Lomba Video Literasi Toba 2026 Terima 37 Karya, Panitia Matangkan Tahapan Penilaian

waktu baca 2 menit

Penulis: Fernando Hasibuan

Editor: Liber Simbolon

Jumat, 25 Sep 2026 16:30 73

TOBA, BeritaPresisi.Com-– Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Toba terus mematangkan pelaksanaan Lomba Video Literasi Kabupaten Toba Tahun 2026. Hingga batas akhir pendaftaran, panitia telah menerima 37 karya video dari para peserta.
Pemantapan teknis lomba dibahas dalam rapat panitia yang berlangsung di Aula Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Toba, Soposurung, Balige, pada 23 September 2026.
Dalam rapat tersebut, panitia membahas berbagai tahapan pelaksanaan, termasuk mekanisme penilaian, kriteria konten, serta proses seleksi dan penyiaran karya peserta.

Lomba Video Literasi 2026 mengangkat tema:
“PERKEMBANGAN PERPUSTAKAAN, BUDAYA BACA DAN LITERASI DI KABUPATEN TOBA.”

Sebelumnya, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Toba telah membuka pendaftaran lomba mulai 26 Agustus hingga 19 September 2026. Dari proses tersebut, tercatat sebanyak 37 karya video yang telah diterima panitia.
Kegiatan ini menjadi salah satu ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan kreativitas melalui karya audiovisual sekaligus memperkenalkan berbagai perkembangan perpustakaan, budaya membaca dan kegiatan literasi di Kabupaten Toba.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Toba, Almen Hutagalung, mengatakan bahwa lomba tersebut tidak semata-mata bertujuan menyebarluaskan program perpustakaan dan kearsipan, tetapi juga memberikan ruang kepada masyarakat untuk mengembangkan kreativitas.

“Perlombaan ini bukan hanya untuk menyebarluaskan program perpustakaan dan kearsipan, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan kreativitas sekaligus mendorong pertumbuhan budaya baca dan literasi,” ujar Almen Hutagalung.

Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan program literasi Kabupaten Toba Tahun 2026 yang dilaksanakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, termasuk lomba bertutur serta pembinaan perpustakaan di sekolah dan desa.

Dengan diterimanya 37 karya, panitia selanjutnya akan melakukan proses penilaian berdasarkan kriteria yang telah disiapkan. Karya-karya peserta diharapkan mampu menggambarkan perkembangan perpustakaan, budaya baca serta berbagai aktivitas literasi yang berkembang di tengah masyarakat Kabupaten Toba.

Lomba ini juga diharapkan dapat mendorong semakin banyak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjadikan media digital sebagai sarana kreatif dalam mempromosikan budaya membaca dan meningkatkan kesadaran terhadap

Penulis: Fernando Hasibuan

Editor: Liber Simbolon

Sumber Foto: Biro Toba

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA