Penulis: Risno Simbolon
Editor: Liber Simbolon

Samosir, BeritaPresisi.com – Keterbatasan anggaran daerah tidak menjadi penghalang bagi Pemerintah Kabupaten Samosir untuk terus memacu pembangunan infrastruktur dasar demi kesejahteraan masyarakat. Melalui sinergi lintas instansi, sejumlah proyek strategis di bidang irigasi, penyeberangan, dan lingkungan hidup resmi dimulai. Demikian dikatakan Bupati Samosir Vandiko Gultom, Jumat (2/10/2026).
Sambung Vandiko, langkah nyata ini diwujudkan melalui kerja sama erat antara Pemkab Samosir, jajaran TNI, dan Kementerian Pertanian. Hadir langsung dalam peninjauan dan pembukaan program tersebut Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk, Danrem 023/KS Kolonel Inf Iwan Budiarso, Dandim 0210/TU Letkol Inf Kiky Hardian, jajaran Forkopimda, serta perwakilan dari Kementerian Pertanian.
Melalui kolaborasi ini, Pemkab Samosir memulai pembangunan dan rehabilitasi 20 unit jembatan, pembangunan jaringan irigasi perpipaan sepanjang kurang lebih 15 kilometer yang diproyeksikan mampu mengairi 680 hektare lahan persawahan, serta program konservasi lingkungan berbasis penanaman pohon.
Upaya ini melengkapi intervensi infrastruktur yang telah berjalan sebelumnya. Tercatat, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak telah menyalurkan bantuan sumur bor di 31 titik untuk mengatasi krisis air bersih warga. Pada tahap kedua mendatang, program ini ditargetkan bertambah 40 titik sumur bor baru.
Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk, menegaskan pentingnya terobosan pembiayaan di tengah keterbatasan APBD agar pelayanan dan kebutuhan dasar masyarakat tidak terhenti.
”Ini adalah hasil dari sinergitas dan upaya kita mencari berbagai sumber pembiayaan agar kebutuhan masyarakat tetap dapat dipenuhi. Terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, jajaran TNI, serta Kementerian Pertanian atas perhatian dan dukungannya bagi Kabupaten Samosir,” ujar Ariston.
Lebih lanjut, Pemkab Samosir mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif mengawal dan mendukung kelancaran pengerjaan di lapangan, khususnya yang berkaitan dengan pembebasan atau perlintasan lahan warga.
”Saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung pembangunan ini, terutama dalam proses pemasangan jaringan irigasi yang melintasi lahan warga. Mari kita gotong royong, karena manfaatnya akan kembali kepada masyarakat,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Samosir berkomitmen agar seluruh infrastruktur yang dibangun tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga dapat dirawat bersama demi keberlanjutan sektor pertanian dan perekonomian lokal.
”Pembangunan harus terus berjalan. Kita kerjakan bersama, kita jaga bersama, dan manfaatnya kita rasakan bersama,” pungkasnya.
Bersama Danrem 023 KS Iwan Budiarso, Dandim 0210 TU Kiky Hardian, Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk, Forkopimda dan Kementerian Pertanian, kita memulai pembangunan dan rehabilitasi 20 jembatan, irigasi perpipaan sepanjang sekitar 15 kilometer untuk mengairi 680 hektare lahan persawahan, serta konservasi lingkungan melalui penanaman pohon. Sebelumnya, Bapak Kasad sudah memberikan bantuan 31 titik Sumut bor untuk memenuhi air bersih bagi masyarakat. Pada tahap kedua nanti akan ditambah 40 titik lagi semoga secepatnya dapat terealisasi.
Ini adalah hasil dari sinergitas dan upaya kita mencari berbagai sumber pembiayaan agar kebutuhan masyarakat tetap dapat dipenuhi. Terima kasih dan apresiasi kepada bapak Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, jajaran TNI, serta Kementerian Pertanian atas perhatian dan dukungannya bagi Kabupaten Samosir.
Saya juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung pembangunan ini, terutama dalam proses pemasangan jaringan irigasi yang melintasi lahan warga. Mari kita gotong royong, karena manfaatnya akan kembali kepada masyarakat.
Pembangunan harus terus berjalan. Kita kerjakan bersama, kita jaga bersama, dan manfaatnya kita rasakan bersama.
Penulis: Risno Simbolon
Editor: Liber Simbolon
Sumber Foto: Biro Samosir
Tidak ada komentar