Hotline News

Pemuda Katolik Desak Pemerintah Segera Tangani Kabut Asap di Sumut

waktu baca 2 menit

Penulis: Wilfrid Sinaga

Editor: Liber Simbolon

Jumat, 16 Okt 2026 14:09 15

 

​Medan, BeritaPresisi.com – Ketua Pemuda Katolik Komisariat Daerah Sumatera Utara, Parulian Silalahi, mendesak pemerintah untuk segera mengambil langkah konkret dalam mengatasi kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah di Sumatera Utara.

​Berdasarkan pemberitaan detikSumut pada 15 Oktober 2026, BBMKG Wilayah I Medan mendeteksi sebaran asap dengan jarak pandang di sejumlah wilayah berkisar 1–3 kilometer. Sementara itu, Dinas Kesehatan Kota Medan melaporkan konsentrasi PM2.5 pada 14 Oktober 2026 mencapai 116,3 mikrogram per meter kubik, yang masuk dalam kategori tidak sehat.

​Parulian menilai, imbauan agar masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah tidaklah cukup tanpa didampingi tindakan nyata, mengingat banyak warga yang tetap harus bekerja dan menjalankan aktivitas sehari-hari di luar ruangan.

​Ia mendorong pemerintah untuk mempertimbangkan operasi modifikasi cuaca atau hujan buatan apabila kondisi atmosfer memungkinkan. Selain itu, pemerintah diminta menyediakan masker gratis, khususnya bagi pekerja lapangan, pengemudi transportasi, pedagang, pekerja informal, dan kelompok rentan.

​“Pemerintah tidak cukup hanya mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah. Pemerintah harus hadir melalui langkah-langkah nyata untuk melindungi masyarakat,” ujar Parulian.

​Ia juga meminta adanya koordinasi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah, BMKG, BPBD, dinas kesehatan, serta instansi terkait untuk memperkuat pemantauan kualitas udara, perlindungan kesehatan, dan penanganan sumber kebakaran hutan dan lahan. Menurutnya, pemerintah perlu menyampaikan informasi kualitas udara secara berkala dan transparan agar masyarakat dapat mengambil langkah perlindungan yang tepat sesuai kondisi di wilayah masing-masing.

​“Jangan menunggu sampai semakin banyak masyarakat mengalami gangguan kesehatan baru kemudian bertindak. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas,” tegasnya.

​Pernyataan tersebut disampaikan Parulian di sela-sela rapat pengurus Pemuda Katolik Komisariat Daerah Sumatera Utara yang berlangsung di Hotel Deli, Medan.

​Pemuda Katolik Sumatera Utara berharap penanganan kabut asap dapat dilakukan secara terkoordinasi, disertai langkah perlindungan kesehatan masyarakat serta pencegahan kebakaran hutan dan lahan secara menyeluruh agar persoalan serupa tidak terus berulang di masa mendatang. (Wilfrid Sinaga)

Penulis: Wilfrid Sinaga

Editor: Liber Simbolon

Sumber Foto: Biro Sumut

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA