Hotline News

Tuntutan Diabaikan, F‑SERBUK Jambi Naikkan Eskalasi: 1.500 Buruh Kepung PTPN IV, Tenda Perlawanan Jilid II Resmi Dimulai

waktu baca 2 menit

Penulis: Rolen Simbolon

Editor: Liber Simbolon

Senin, 28 Sep 2026 08:37 188

JAMBI, Berita Presisi– Ketidakpedulian manajemen membuat Federasi Serikat Buruh Kerakyatan Indonesia (F‑SERBUK) Provinsi Jambi menaikkan eskalasi aksi tuntutan. Senin ini, lebih dari 1.500 buruh beserta keluarganya berkonvoi dari berbagai kebun dan afdeling sejak pagi, lalu mengepung Kantor PTPN IV Regional IV Jambi.

Aksi ini merupakan kelanjutan gerakan Jilid I yang digelar sebelumnya. Saat itu, F‑SERBUK menuntut keadilan atas tragedi kematian janin yang dialami Sdri. Marni, istri buruh Periyanus Halawa. Diduga, penanganan medis di RSIA Annisa tertunda hingga 11 jam. Namun, seluruh tuntutan dinilai diabaikan sepenuhnya oleh pihak perusahaan.

Ketua KW F‑SERBUK Jambi menegaskan, tidak satu pun dari empat tuntutan yang dipenuhi.

“BPJS buruh masih bermasalah, gaji Periyanus yang dipotong dengan dalih ‘Potongan Qurban’ belum dikembalikan, dan belum ada permintaan maaf. PTPN IV seolah menganggap nyawa buruh tidak berharga,” tegasnya dari atas mobil komando, Senin (28/9).

Karena tidak ada tanggapan, F‑SERBUK hari ini resmi membuka Tenda Perlawanan Jilid II. Massa menyatakan siap menginap dan bertahan di depan kantor PTPN IV hingga ada keputusan tertulis yang ditandatangani langsung oleh jajaran direksi.

“Kami sudah memberi waktu tiga hari. Karena diabaikan, hari ini kami datang dengan 1.500 orang. Besok bisa meningkat menjadi 3.000 orang. Ini adalah dampak dari kesombongan birokrasi yang tidak menganggap buruh sebagai manusia,” ucapnya dengan tegas.

Pantauan di lokasi, para peserta memadati halaman depan kantor sambil mengangkat spanduk bertuliskan “KEMBALIKAN HAK KAMI” dan “USUT TRAGEDI JANIN MARNI”. Aksi berlangsung damai dan tertib di bawah pengawalan aparat keamanan.

Hingga berita ini diturunkan dan disiarkan, pihak manajemen PTPN IV Regional IV Jambi belum datang menemui massa, belum memberikan tanggapan, maupun merilis pernyataan resmi terkait tuntutan tersebut.

4 TUNTUTAN F‑SERBUK JILID II:

1. Perbaikan manajemen PT Bukit Kausar Regional yang dinilai lalai dalam pengurusan kepesertaan BPJS buruh
2. Permintaan maaf secara terbuka dari jajaran manajemen PTPN IV Jambi
3. Mendesak Kementerian Ketenagakerjaan memanggil pihak perusahaan untuk dimintai keterangan dan pertanggungjawaban
4. Mengaktifkan kembali jaminan kesehatan seluruh buruh beserta anggota keluarganya tanpa terkecuali

(Roilen Simbolon)

Penulis: Rolen Simbolon

Editor: Liber Simbolon

Sumber Foto: Korwil Jambi

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA