Hotline News

Bara-JP Sumut : Gagasan Gubernur Menjadikan Sumatera Basis Industri Harus Segera Terealisasi

waktu baca 3 menit

Penulis: Hasudungan.H.Sinaga

Editor: Liber Simbolon

Kamis, 17 Sep 2026 16:24 7

Sekretaris DPD Bara-JP Sumut Juviando Sinaga Bersama Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution 

Medan,BeritaPresisi.Com– DPD Barisan Relawan Jalan Perubahan (BaraJP) Sumatera Utara menyatakan dukungan penuh terhadap gagasan Gubernur Sumatera Utara H. Bobby Afif Nasution untuk mendorong Pulau Sumatera tumbuh sebagai kawasan industri dan ekonomi yang terintegrasi, ditopang konektivitas logistik yang kuat untuk memenuhi kebutuhan nasional sekaligus memperluas akses ke pasar internasional.

Dukungan tersebut disampaikan Sekretaris DPD BaraJP Sumut Juvinando Bertho Sinaga alias BONCES Naga, menyikapi gagasan Gubernur Sumatera Utara yang disampaikan di hadapan Menteri Perdagangan Republik Indonesia.

Juvinando mengatakan, Sumatera memiliki potensi sumber daya dan basis produksi yang besar. Namun, tantangan ke depan adalah bagaimana potensi tersebut tidak berhenti sebagai komoditas atau bahan mentah, melainkan diolah menjadi produk industri bernilai tambah.

“Kami mendukung penuh gagasan Gubernur Sumatera Utara. Sumatera harus naik kelas, dari sekadar basis produksi menjadi basis industri. Nilai tambah dari kekayaan dan potensi daerah harus semakin banyak dinikmati masyarakat dan daerah,” ujar BONCES Naga

Menurutnya, transformasi basis produksi menjadi basis industri akan memberikan dampak luas terhadap pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, peningkatan investasi serta penguatan daya saing daerah.

Konsolidasi BUMD Jadi Kekuatan Ekonomi Daerah

BaraJP Sumut juga mendukung gagasan penggabungan atau konsolidasi BUMD sebagai langkah untuk memperkuat kapasitas badan usaha milik daerah.
Ojak menilai konsolidasi tersebut harus diarahkan pada pembentukan BUMD yang lebih profesional, efisien, sehat dan memiliki kemampuan untuk bersaing serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam menggerakkan perekonomian daerah.
“BUMD jangan hanya menjadi pelengkap. Kita membutuhkan BUMD yang kuat, profesional dan mampu menjadi economic engine bagi Sumatera Utara,” tegasnya.

Buffer Stock Nias Perlu Menjadi Bagian Sistem Logistik Sumut

Sementara itu, gagasan pembangunan buffer stock di Kepulauan Nias juga dinilai penting dalam memperkuat sistem logistik dan ketahanan pasokan di wilayah kepulauan.

Sekretaris DPD BaraJP Sumut Junivando Sinaga mengatakan Kepulauan Nias memiliki karakter geografis yang membutuhkan pendekatan khusus dalam sistem distribusi dan logistik.
“Buffer stock di Nias harus kita lihat sebagai bagian dari pembangunan sistem logistik Sumatera Utara. Ini bukan hanya persoalan gudang dan persediaan, tetapi bagaimana memastikan kebutuhan masyarakat di wilayah kepulauan dapat terpenuhi secara berkelanjutan,” ujar Junivando.

Konektivitas Menjadi Kunci

Juvinando menambahkan, cita-cita menjadikan Sumatera sebagai kawasan industri dan ekonomi yang terintegrasi membutuhkan konektivitas yang kuat antara sentra produksi, kawasan industri, pelabuhan, jalan, pusat distribusi dan pasar.
Karena itu, menurutnya, sinergi pemerintah pusat dan daerah menjadi sangat penting.
“Kita membutuhkan satu desain besar pembangunan ekonomi Sumatera. Sentra produksi harus terhubung dengan industri, industri terhubung dengan pelabuhan dan logistik, kemudian terhubung dengan pasar nasional maupun internasional,” katanya.

DPD BaraJP Sumut berharap gagasan tersebut tidak berhenti pada wacana, tetapi dapat diterjemahkan menjadi program dan kebijakan yang terukur, dengan melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN, BUMD, dunia usaha, akademisi serta masyarakat.

BaraJP Sumut menegaskan akan memberikan dukungan terhadap setiap gagasan pembangunan yang mendorong peningkatan nilai tambah ekonomi, penguatan industri daerah, pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Intinya sederhana: jangan hanya kirim bahan baku. Kita harus membangun industrinya, menciptakan nilai tambahnya, membuka lapangan kerja dan memperkuat ekonomi daerah. Sumatera Utara harus menjadi bagian penting dari kekuatan industri nasional,” pungkas Juvinando

Penulis: Hasudungan.H.Sinaga

Editor: Liber Simbolon

Sumber Foto: DPD Bara-JP Sumut

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA