Hotline News

Proyek Drainase Jalan Sisingamangaraja Medan Disorot, Lubang Pemasukan Air Dipertanyakan

waktu baca 2 menit

Penulis: Junivando B.Sinaga

Editor: Liber Simbolon

Jumat, 16 Okt 2026 08:20 75

MEDAN.BeritaPresisi.Com — Pekerjaan pembangunan saluran drainase di Jalan Sisingamangaraja, sekitar kawasan Simpang Limun, Kota Medan,. menjadi sorotan setelah muncul pertanyaan mengenai keberadaan lubang pemasukan air pada konstruksi saluran beton yang terlihat di lokasi.

Berdasarkan dokumentasi foto yang diambil pada Jumat (16/10/2026), saluran tersebut tampak menggunakan konstruksi beton pracetak dengan penutup beton di bagian atas. Namun, pada bagian yang terlihat dalam dokumentasi, belum tampak adanya lubang pemasukan air dari permukaan jalan ke dalam saluran.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai fungsi saluran drainase serta kesesuaiannya dengan gambar perencanaan dan spesifikasi teknis pekerjaan.

Keberadaan lubang pemasukan air menjadi salah satu aspek yang perlu diperiksa untuk memastikan air dari permukaan jalan dapat mengalir ke saluran sesuai dengan sistem drainase yang direncanakan.

Apabila bukaan tersebut memang dipersyaratkan dalam desain teknis tetapi tidak tersedia, kondisi itu perlu dievaluasi lebih lanjut karena berpotensi memengaruhi fungsi saluran dan meningkatkan risiko genangan di sekitar lokasi.

Di sisi lain, status kepemilikan proyek tersebut hingga kini juga belum diketahui secara pasti. Belum dapat dipastikan apakah pekerjaan drainase itu merupakan proyek Pemerintah Kota Medan atau bagian dari pekerjaan pemerintah pusat yang berkaitan dengan pembangunan jalur Bus Rapid Transit (BRT).

Hingga berita ini disusun, belum diperoleh informasi maupun konfirmasi resmi dari Pemerintah Kota Medan ataupun Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengenai instansi penanggung jawab, kontraktor pelaksana, dan spesifikasi teknis pekerjaan tersebut.

Oleh karena itu, instansi terkait diharapkan memberikan penjelasan mengenai status proyek serta memastikan apakah konstruksi saluran yang telah terpasang sesuai dengan gambar kerja dan ketentuan teknis yang berlaku.

Pemeriksaan langsung di lapangan juga diperlukan untuk mengetahui apakah lubang pemasukan air telah disediakan pada titik lain atau apakah pekerjaan masih dalam tahap penyelesaian.

Masyarakat berharap pembangunan infrastruktur tidak hanya mengutamakan penyelesaian fisik, tetapi juga memperhatikan fungsi, kualitas, dan manfaatnya bagi kepentingan publik.

Persoalan ini perlu mendapat penjelasan yang transparan agar tidak menimbulkan spekulasi mengenai pelaksanaan proyek maupun pihak yang bertanggung jawab.

Lokasi: Jalan Sisingamangaraja, sekitar Simpang Limun, Kota Medan.

Dokumentasi: Jumat, 16 Oktober 2026

Penulis: Junivando B.Sinaga

Editor: Liber Simbolon

Sumber Foto: Biro Sumut

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA