Penulis: Liber Simbolon
Editor: Liber Simbolon

Foto : Ketua Umum Partai Gerakan Rakyat Sahrin Hamid, SH, MH dan Ketua Umum GEKRIS Pdt. Imanuel Ebenhaezer Lubis, STh
Jakarta, BeritaPresisi.com — Ketua Umum Partai Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid, S.H., M.H., secara resmi menerima audiensi dari Pengurus Pusat Gerakan Kristen Indonesia Sejahtera (GEKRIS) yang dipimpin oleh Ketuanya, Pdt. Imanuel Ebenhaezer Lubis, S.Th. Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor DPP Gerakan Rakyat dengan agenda pengenalan organisasi serta penyelarasan arah perjuangan bersama.
Rangkaian acara diawali secara khidmat dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan doa pembukaan yang dipimpin oleh Pdt. Anton Simanjuntak, serta perkenalan jajaran calon pengurus GEKRIS yang hadir.
Dalam pemaparannya, Pdt. Imanuel Ebenhaezer Lubis menyampaikan visi dan misi pendirian GEKRIS yang dilandasi oleh ajaran moral untuk mengusahakan kesejahteraan bangsa.
”Sesuai petunjuk Yeremia 29:7 dan 11, Tuhan merancangkan damai sejahtera dan masa depan yang penuh harapan. Kita harus mengusahakannya, dan GEKRIS hadir sebagai sarana serta wadah untuk menyatukan potensi tersebut,” ujar Pdt. Imanuel.
Untuk mewujudkan komitmen tersebut, GEKRIS menyiapkan empat program rutin utama, antara lain:

Pdt. Imanuel menegaskan bahwa GEKRIS diproyeksikan menjadi bagian dan sayap perjuangan dari Gerakan Rakyat. Ke depannya, GEKRIS berfokus memberikan rekomendasi kebijakan kepada pemerintah agar suara rakyat didengar, menggalang aksi sosial inklusif tanpa membeda-bedakan latar belakang, mendorong keterwakilan umat di lembaga legislatif, serta menargetkan pembentukan kepengurusan di 38 provinsi.
Sementara itu, Ketua Umum Partai Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid, S.H., M.H., menyambut baik audiensi tersebut dan memaparkan rekam jejak dinamika pembentukan Gerakan Rakyat sebagai gerakan berbasis kesadaran sosial masyarakat.
Rekam Jejak & Pilar Partai Gerakan Rakyat
Partai Gerakan Rakyat mengusung visi Indonesia Adil dan Makmur yang ditopang oleh lima misi utama: Integritas, Kasih Sayang, Karsa Kesatria, Nasionalisme dan Kerakyatan, serta Religiusitas. Melalui pertemuan ini, kedua belah pihak sepakat untuk terus berjalan bersama selama memiliki kesamaan pandangan dalam memperjuangkan kesejahteraan masyarakat. (Liber Simbolon)
Penulis: Liber Simbolon
Editor: Liber Simbolon
Sumber Foto: Foto : Biro Jakarta
Tidak ada komentar