Penulis: Syahwani
Editor: Liber Simbolon

Tembilahan, Inhil — Komitmen menjaga stabilitas pangan dan melindungi daya beli masyarakat terus diperkuat Perum BULOG Kantor Cabang Tembilahan. Pemimpin Cabang Perum BULOG Tembilahan , M. Indra Firmansyah, bersama Satgas Pangan dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Inhil turun langsung melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) terhadap mitra Rumah Pangan Kita (RPK).
Kegiatan ini menjadi bentuk nyata pengawasan terhadap penyaluran bahan pangan pemerintah agar berjalan sesuai ketentuan, baik dari sisi harga jual, ketersediaan stok, maupun kualitas produk yang diterima masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, BULOG melakukan pemantauan terhadap sejumlah mitra RPK, di antaranya H. Tabrani, Jauhari, H. Kamarudin, dan Nurjanah.
Pengawasan difokuskan pada penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebanyak 2 ton serta minyak goreng Minyakita sebanyak 50 dus per minggu.

Ada tiga aspek utama yang menjadi perhatian dalam kegiatan Monev tersebut. Pertama, memastikan harga jual bahan pangan tidak melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET). Kedua, memeriksa ketersediaan stok dan kelancaran pasokan. Ketiga, memastikan kualitas produk tetap terjaga dan layak dikonsumsi masyarakat.
Tidak hanya itu, pengawasan juga dilakukan untuk mengantisipasi berbagai bentuk penyimpangan, seperti dugaan pengoplosan beras, perubahan kemasan, hingga praktik penjualan yang tidak sesuai dengan ketentuan pemerintah.
Pemimpin Perum BULOG Cabang Tembilahan M. Indra Firmansyah, menegaskan bahwa pengawasan terhadap mitra RPK merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan BULOG, baik secara mandiri maupun bersama Satgas Pangan dan Dinas Perindag.
“Pemantauan mandiri oleh BULOG maupun bersama-sama dengan Satgas Pangan dan Dinas Perdagangan merupakan kegiatan rutin dalam penyaluran beras SPHP dan Minyakita kepada masyarakat. Kami memastikan semuanya berjalan sesuai harga HET dan peraturan yang berlaku,” tegas M. Indra Firmansyah.
Sementara itu, perwakilan Satgas Pangan, Rendi, menegaskan pentingnya pemasangan spanduk RPK serta daftar acuan harga yang dapat dilihat langsung oleh masyarakat.
Menurutnya, keterbukaan informasi harga menjadi salah satu langkah penting agar masyarakat mengetahui harga resmi dan dapat ikut mengawasi penjualan bahan pangan di tingkat pengecer.
Di sisi lain, perwakilan Dinas Perindag Inhil, Zain, menyampaikan bahwa pengawasan perlu terus diperkuat untuk menjaga kestabilan harga dan ketersediaan stok pangan.
“Kita berharap kestabilan harga dan stok tetap terjaga. Walaupun stok yang tersedia saat ini masih relatif kecil, mudah-mudahan ke depannya jumlah pasokan dapat bertambah,” ungkap Zain.
Langkah sinergis antara BULOG, Satgas Pangan, dan Dinas Perindag ini mendapat perhatian sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam memastikan program pangan bersubsidi benar-benar dirasakan masyarakat.
Pengawasan terhadap mitra RPK bukan sekadar kegiatan kunjungan formalitas, melainkan bagian dari tanggung jawab bersama untuk menjaga distribusi pangan agar tepat sasaran, harga tetap terkendali, dan kualitas produk terjamin.
Dengan Monev yang dilakukan secara rutin dan menyeluruh, diharapkan seluruh mitra RPK semakin disiplin menjalankan ketentuan pemerintah sehingga keberadaan program pangan pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir. (Syahwani)
Penulis: Syahwani
Editor: Liber Simbolon
Sumber Foto: Biro Inhil
Tidak ada komentar