Hotline News

Gathering PGLII DKI Jakarta 2026 “TRANFROMATION FOR CHANGE” Resmi Dibuka Berlangsung di 3G Grand Resort Bogor, Jawa Barat

waktu baca 4 menit

Penulis: Liber Simbolon

Editor: Liber Simbolon

Kamis, 3 Sep 2026 12:47 18

 

Bogor, BeritaPresisi.com – Sekitar 600 (enam Ratus) pimpinan gereja anggota Persekutuan Gereja-Gereja dan Lembaga-Lembaga Injili Indonesia (PGLII) DKI Jakarta berkumpul dalam Gatering 2026. Dirjen Bimas Kristen Kemenag RI Prof. Dr. Jeane Marie Tulung, S.Th., M.Pd resmi membuka Gathering 2026 Persekutuan Gereja dan Lembaga Injili Indonesia (PGLII) DKI Jakarta yang berlangsung sore hari di 3G Grand Resort, Bogor, Jawa Barat, Senin (31/08/2026).

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari dari Senin sd selasa. Tampak mendampingi Prof. Dr. Jeane Marie Tulung, S.Th.,MPd. yaitu Pembimas Kristen Kanwil Kemenag DKI Jakarta Pdt. Harapan Nainggolan, M.Min, M.Th, Ketua Umum PGLII Pdt. Tomy Lengkong, Ketua PGLII DKI Pdt. Dr. R.B. Rory dan Sekum PGLII DKI Jakarta Pdt. Martin Neolaka bersama para utusan sinode dan lembaga secara simbolis menabuh kentongan sebagai tanda dimulainya Gathering 2026 “Tranformation For Change” PGLII.

Sebelumnya, dalam sambutannya, Prof. Dr. Jeane Marie Tulung, S.Th.,MPd mengungkapkan bahwa tema yang diusung “Tranformation For Change” sangatlah bagus karena membuka hati dan pikiran untuk kita berani berubah ke arah lebih baik. harapannya bahwa dari tempat ini (Gathering PGLII) akan muncul pemimpin-pemimpin yang sudah berubah dari pemikiran yang lama dan ketahanan mental yang kuat untuk membangun Indonesia dengan menekankan Transformation For Change.
“Pendeta-pendeta di PGLII DKI Jakarta adalah orang-orang hebat yang mampu membuat jemaatnya lebih baik dan kedepan terus bebruah bagi bangsa Indonesia,” sambut tepuk tangan ratusan pendeta yang memadati aula 3G Grand Resort Bogor.
Pada kesempatan itu, Prof. Dr. Jeane Marie Tulung, S.Th.,MPd menyampaikan agar gathering bukan sekedar ruang perjumpaan antar pemimpin gereja, tetapi momentum memperkuat Persekutuan dan membangun komitmen Bersama agar gereja mampu menjawab perubahan zaman
“ Mari semua pemimpin gereja yang berkumpul di Gatering PGLII DKI Jakarta untuk kita Bersatu menyatukan visi agar gereja yang saudara pimpin mampu menjawab perubahan zaman serta menghadirkan dampak nyata bagi Masyarakat,”pesan Ibu yang mengayomi umat Kristen di Indonesia.

Menurut Prof. Dr. Jeane Marie Tulung, S.Th.,MPd, gereja saat ini menghadapi perubahan yang sangat cepat, mulai dari perkembangan teknologi digital dan kecerdasan Al, perubuhan pola komunikasi, dinamika sosial dan demografi hingga tantangan lingkungan.
“Gereja tidak boleh berada diluar perubahan, tidak perlu mengelolanya menjadi peluang untuk memperkuat pelayanan, Gereja dipanggil untuk hadir memberi jawaban karena kita menghadapi banyak perubahan,
Menghadapi perubahan zaman diatas maka Lebih lanjut Prof. Dr. Jane Maria Tulung, S.Th, M.PD memikirkan siswa-siswa Kristen yang pada saat ini kekurangan tenaga pengajar. Dan beliau mengharapkan dari tempat ini (baca:PGLII DKI JAKARTA) dapat mengirimkan atau merekomendasikan guru-guru agama Kristen sebab di Indonesia banyak sekali kekurangan Guru Agama Kristen.
“Kita bisa melihat disekolah-sekolah bahkan di Jakarta banyak siswa belum mendapatkan materi Agama Kristen karena kekurangan Pengajar karena saya mengharapkan dari tempat ini kita bisa memberikan tenaga pengajar sesuai aturan perundangan-undangan,” ujarnya.
Lebih lanjut Prof. Dr. Jane Maria Tulung, S.Th, M.PD mengakhiri kata sambutan dengan mengajak melahirkan rumusan-rumusan strategis dan resolusi pelayanan berdampak serta pelayanan persaudaraan yang erat.
“Biarlah dalam pertemuan ini hamba-hamba Tuhan disini melahirkan rumusan-rumusan strategis dan dengan adanya pertemuan ini semakin erat rasa persaudaraan,’ ungkapnya.

Menarik pada kesempatan itu, hadir juga Staf Khusus Menteri Agam RI Dr. Gugun Gumilar, Ph.D yang mengatakan bahwa PGLII DKI Jakarta kedepan pentingnya menjaga toleransi karena Indonesia dikenal dengan negara kemajemukan.

Dalam acara yang diisi Karo Dikmental diwakili Kabag Bapak Tatang memberikan apresiasi bahwa PGLII DKI tidak ditemukan temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam audit Dana Opersional Tempat Ibadah (BOTI) tahun 2025 lalu.

Karena itu Ketua PGLII DKI Pdt. Dr. R.B. Rory mengatakan berterimakasih kepada Pemerintah Pusat khususnya Dijen Bimas Kristen, Pembimas Kanwil DKI Jakarta, Ketua PGLII Pusat, Ketua Umum BMPTKKI Prof. De Stevri Lumintang, Th. d, Ph.D, Ketua BPJS Ketenagakerjaan DKI Jakarta dan Dr. Robby Arif yang melaksanakan Baksos General Chek Kesehatan Gratis yang telah datang di Gathering 2026.

“Semua pihak yang telah datang dan mensupport acara kami maka terimakasih sebesar-besarnya kami ucapkan, Tuhan yang membalas perbuatan yang dari jerih lelah, ” Tutur Gembala GSJA Ebenhaezer Ministries. (Liber Simbolon)

Penulis: Liber Simbolon

Editor: Liber Simbolon

Sumber Foto: Biro Bogor

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA