Penulis: Liber Simbolon
Editor: Liber Simbolon

BOGOR — Ribuan langkah kaki memenuhi kawasan Sentul City, Bogor, pada Sabtu (12/9/2026). Lebih dari 1.000 peserta berpartisipasi dalam ajang Fit4Care-Miles of Hope 2026, sebuah kegiatan yang digagas oleh Profesional dan Usahawan Katolik (Pukat) Keuskupan Sufragan Bogor.
Ajang ini bukan sekadar kegiatan olahraga biasa. Fit4Care 2026 mengusung konsep unik yang memadukan aktivitas kebugaran dengan aksi sosial, di mana setiap jarak yang ditempuh para peserta dikonversikan menjadi bantuan bagi keluarga prasejahtera dan kelompok masyarakat kurang mampu.
Ketua Umum Pukat Bogor, Monica Kusjanti, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas antusiasme masyarakat yang begitu tinggi terhadap acara ini.
“Akhirnya event ini terlaksana dengan lancar setelah sekian lama persiapannya. Peserta antusias juga, sekitar 1.000 peserta,” ujar Monica. “Keringat dan langkah para peserta menjadi gerakan hati sebagai pahlawan untuk sesama yang membutuhkan.”
Lari Sambil Beramal
Suasana penuh semangat menyelimuti sepanjang rute kegiatan. Para peserta tetap gigih menuntaskan rute hingga garis finis, didorong oleh motivasi untuk berkontribusi bagi sesama.
Konsep berolahraga sambil berbagi ini menuai respons positif dari para peserta, salah satunya Bernadet Kristanti. Peserta kategori lari 5 kilometer ini mengaku mendapatkan pengalaman yang berkesan pada keikutsertaan pertamanya.
“Saya gembira dapat berpartisipasi pada Fit4Care ini. Ini pengalaman saya ikut. Olahraga sambil beramal. Ingin ikut lagi kalau ada acara serupa,” ungkap Bernadet.
Hal senada disampaikan oleh peserta lain, Lufi, yang berharap ajang ini dapat menjadi agenda rutin tahunan. Menurutnya, pesan yang diusung sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.
“Kita harus sehat dan harus peduli sesama,” tuturnya singkat.
Melalui Fit4Care-Miles of Hope 2026, Pukat Bogor berharap dapat mendorong gaya hidup sehat di masyarakat sekaligus memperkuat tali solidaritas sosial. Ajang ini membuktikan bahwa semangat menjaga kebugaran fisik dan kepedulian terhadap sesama dapat berjalan beriringan dalam satu langkah yang sama. (Liber Simbolon)
Penulis: Liber Simbolon
Editor: Liber Simbolon
Sumber Foto: Biro Jakarta
Tidak ada komentar