Hotline News

Rapidin Simbolon Buka Akses Pendidikan : 4.000 Pelajar dan Mahasiswa Sumut Terima Beasiswa Rp1,7 Miliar

waktu baca 2 menit

Penulis: Ranto S

Editor: Liber Simbolon

Selasa, 7 Jul 2026 10:31 18

Foto : Anggota DPR RI dari PDI Perjuangan Sumut Rapidin Simbolon dan Sofyan Tan Berikan Beasiswa. (Foto : Ist)

Medan, BeritaPresisi.com – Kampus Universitas Satya Terra Bhinneka Medan dipenuhi wajah-wajah muda, Senin (6/7/2026). Di tempat itulah harapan baru lahir. Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara sekaligus Anggota Komisi XIII DPR RI, Drs. Rapidin Simbolon, MM, bersama Anggota DPR RI Sofyan Tan, kembali menyalurkan program beasiswa pendidikan untuk pelajar dan mahasiswa di seluruh Sumatera Utara.

Bagi Rapidin, kerja di parlemen tidak berhenti di ruang sidang. Ia memilih membangun kolaborasi lintas komisi agar akses pendidikan semakin merata, khususnya bagi mereka yang tinggal di daerah.

Tahun 2026 ini, sedikitnya 3.000 pelajar jenjang SD, SMP, SMA/SMK dan 1.000 mahasiswa dipersiapkan menerima bantuan pendidikan.

“Kalau pendidikan maju, otomatis ekonomi dan taraf hidup masyarakat Sumatera Utara juga akan ikut meningkat. Itu yang terus kami perjuangkan,” ujar Rapidin di sela kegiatan di Medan.

Berdasarkan data Rekapitulasi Beasiswa Sumut Tahun 2026, total nilai bantuan yang telah terdata mencapai *Rp1.739.100.000* atau sekitar Rp1,7 miliar. Penyalurannya tidak hanya terpusat di kota besar, tetapi menyasar kabupaten-kabupaten yang selama ini membutuhkan dukungan lebih.

Beasiswa yang diperjuangkan Rapidin bersama Sofyan Tan telah menjangkau berbagai daerah di Sumut. Alokasi terbesar tercatat di:

– Padangsidimpuan: Rp492,2 juta
– Toba: Rp331,1 juta
– Samosir: Rp264,8 juta
– Humbang Hasundutan: Rp186,6 juta
– Nias Selatan: Rp165,6 juta
– Nias: Rp132,8 juta
– Labuhan Batu Utara: Rp128,5 juta

Bantuan juga mengalir ke Nias Utara, Nias Barat, Tapanuli Utara, Mandailing Natal, Tapanuli Tengah, Labuhan Batu Selatan, dan kabupaten lainnya.

Khusus di Kabupaten Samosir, penyaluran dilakukan hampir ke seluruh kecamatan. Rinciannya: Pangururan Rp84 juta, Palipi Rp158,1 juta, Simanindo Rp5,7 juta, Ronggur Nihuta Rp21 juta, Onan Runggu Rp1,35 juta, Nainggolan Rp42,9 juta, Sianjur Mulamula Rp264,8 juta, Harian dan Sitio-tio.

“Perjuangan pendidikan tidak boleh hanya berpusat di kota, tetapi juga diarahkan menjangkau daerah-daerah yang selama ini memiliki akses pendidikan lebih terbatas,” tegas Rapidin.

Menurut Rapidin, beasiswa ini merupakan hasil sinergi lintas komisi di DPR RI. Penjaringan penerima dilakukan hingga ke desa-desa agar bantuan tepat sasaran dan benar-benar diterima siswa serta mahasiswa yang membutuhkan.

“Kami ingin memastikan anak-anak Sumatera Utara tidak berhenti sekolah hanya karena persoalan biaya. Pendidikan adalah jalan paling kuat untuk memutus rantai kemiskinan,” katanya.

Program serupa direncanakan kembali berlanjut tahun ini dengan target yang sama: 3.000 pelajar dan 1.000 mahasiswa. Dengan begitu, semakin banyak keluarga di Sumatera Utara yang mendapat kesempatan mengenyam pendidikan hingga ke jenjang lebih tinggi. (Ranto.S)

Penulis: Ranto S

Editor: Liber Simbolon

Sumber Foto: Biro Medan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA