Hotline News

Nama Kolonel Maludin Simbolon Resmi Diabadikan Jadi Nama Ruas Jalan Utama di Samosir

waktu baca 3 menit

Penulis: Liber Simbolon

Editor: Liber Simbolon

Selasa, 21 Jul 2026 07:58 22

Samosir, BeritaPresisi.com — Pemerintah Kabupaten Samosir bersama keluarga almarhum Kolonel Maludin Simbolon menggelar Rapat Penetapan Nama Ruas Jalan Utama di Kabupaten Samosir. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Bupati Samosir, Senin (20/7/2026).

​Pada kesempatan tersebut, Bupati Samosir Vandiko T. Gultom, yang didampingi sejumlah pejabat Pemkab serta perwakilan keluarga, secara resmi menandatangani Surat Keputusan (SK) Bupati mengenai penetapan Jalan Kolonel Maludin Simbolon sebagai salah satu nama ruas jalan utama nasional di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara. Penandatanganan SK ini dilakukan seusai Rapat Khusus lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan tokoh masyarakat Samosir.

Perubahan Nama Ruas Jalan

Lokasi: Mulai dari Desa Hutanamora (Kecamatan Pangururan) hingga Desa Simbolon Purba (Kecamatan Palipi).

Panjang Jalan: 12,1 kilometer.

Nama Sebelumnya: Ruas Desa Hutanamora – Rianiate (Jl. Raya Rianiate) dan Desa Rianiate – Desa Simbolon Purba (Jl. Raya Simbolon Purba).

​Inisiatif dan Pengusulan

​Pengusulan nama jalan ini diajukan secara resmi oleh keluarga Bpk. Marihat Simon Simbolon / Br. Nainggolan (tokoh pengusaha nasional asal Samosir sekaligus pendiri Parna Raya Group) melalui putranya, Charles Antonius Simbolon, yang saat ini menjabat sebagai Presiden Direktur Parna Raya. Hubungan antara almarhum Kolonel Maludin Simbolon dan Marihat Simbolon semasa hidupnya dikenal sangat dekat, layaknya orang tua dan anak.

​Mewakili keluarga besar almarhum, Drs. Lasro Simbolon, MA, didampingi Drs. Binsar Simbolon, menyampaikan bahwa momen penetapan ini sangat bernilai tinggi secara sejarah dan keluhuran.

​”Bapak Alm. Maludin Simbolon merupakan salah satu putra terbaik dari Kabupaten Samosir. Di masa aktifnya, beliau ikut berjuang bagi kepentingan Negara Republik Indonesia sebagai pasukan khusus dan menjabat sebagai Panglima Daerah Pertama Bukit Barisan wilayah Sumatera bagian Utara,” ujar Lasro Simbolon penuh rasa syukur.

​Lasro menambahkan, hadirnya nama jalan ini diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda untuk memperkuat literasi patriotisme. “Kami sangat terharu dan bersyukur atas dukungan penuh dari Pemkab dan seluruh masyarakat Samosir,” ungkapnya.

​Komitmen Pemkab Samosir

​Bupati Samosir melalui Asisten I, Tunggul Sinaga, menyampaikan bahwa penetapan nama jalan ini bertujuan agar masyarakat terus mengenang rekam jejak perjuangan serta pengabdian sang tokoh nasional.

​Senada dengan hal tersebut, Bupati Samosir Vandiko Gultom menegaskan pentingnya meneladani nilai-nilai perjuangan para pahlawan:

“Pemkab Samosir berharap dengan penetapan nama jalan ini, generasi muda semakin menghargai dan meneladani jasa tokoh pejuang. Apa yang diperjuangkan Kolonel Maludin Simbolon telah dinikmati oleh bangsa ini, khususnya dalam sistem pemerintahan dan tata kelola pembangunan yang lebih menjamin percepatan keadilan serta kesejahteraan berdasarkan Otonomi Daerah,” tegas Vandiko.

 

​Turut hadir dalam acara ini Staf Ahli Bupati Rudi Siahaan, Kabag Pemerintahan Belman Sinaga, Kabag Hukum, Camat Pangururan, Camat Palipi, Para Kepala Desa (Pardomuan I, Hutanamora, Rianiate, Sigaol Marbun, Sigaol Simbolon, Simbolon Purba), Lurah Pintu Sona, BPD, serta para tokoh masyarakat setempat.

​Sekilas Riwayat Kolonel Maludin Simbolon

  • Kelahiran & Masa Muda: Lahir pada 13 September 1916 di Pearaja. Ayahnya, Julius Simbolon, memboyong kembali keluarganya ke Bona Pasogit Samosir setelah tiga generasi berada di luar Samosir.
  • Pendidikan: Menempuh pendidikan dasar di HIS Narumonda, dilanjutkan ke Chr. HIK (Sekolah Guru) Solo (lulus 1938). Beliau juga menempuh pendidikan Gyugun pada masa pendudukan Jepang dan lulus dengan pangkat Letnan Dua.
  • Karier & Perjuangan: Berjasa besar dalam mempertahankan kemerdekaan RI dan tercatat sebagai Panglima Daerah Pertama Bukit Barisan (Sumatera bagian Utara).
  • Wafat: Meninggal dunia pada 15 April 2000 dalam usia 84 tahun. Atas jasa dan dharma bakti yang panjang kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia, beliau dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Utama Kalibata, Jakarta. (Liber Simbolon)

Penulis: Liber Simbolon

Editor: Liber Simbolon

Sumber Foto: Biro Samosir

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA