Hotline News

Pernikahan Adat Karo, Roma Tarigan dan Katarina br Bangun yang berlangsung khidmat Jakarta,

waktu baca 2 menit

Penulis: Liber Simbolon

Editor: Liber Simbolon

Kamis, 20 Agu 2026 02:04 57

Jakarta, BeritaPresisi.com – Suasana penuh sukacita dan kekeluargaan mewarnai prosesi pernikahan adat Karo antara Roma Tarigan dan Katarina br Bangun yang berlangsung khidmat pada Senin, 17 Agustus 2026.

​Ibadah pemberkatan nikah dilaksanakan pukul 14.00 WIB di gereja GBKP Pondok Gede, yang dihadiri oleh keluarga besar kedua belah pihak, serta para tamu undangan.

Pemberkatan pernikahan yang dilakukan oleh Pdt Ginting. Dalam pemberkatan itu, Pdt Ginting menekankan agar pasangan pengantin ini lebih banyak berbuat baik dan saling membahagiakan.0

“Saya tahu pasangan pengantin ini sudah banyak pengalaman berumah tangga. Karena pasangan pengantin ini, sebelumnya sudah pernah menikah dan masing-masing punya anak. Sayangilah anak kalian, binalah rumah tangga yang lebih baik lagi”, tegas Pdt Ginting.

Pdt Ginting menjelaskan, adikanlah pengalaman itu untuk menentukan jalan hidup yang lebih baik.
“Jangan lihat lagi ke kiri dan ke kanan. Pandanglah jauh kedepan untuk membina rumah tangga yang baru ini”, pesan Pdt Ginting tegas.

​Setelah pelaksanaan ibadah pemberkatan di gereja, acara
dilanjutkan dengan adat Karo (membayar emas kawin).

Yang membuat suasana sangat meriah, usai pemberkatan dilakukan pelepasan ‘sepasang merpati’, sebagai lambang kesetiaan.

Prosesi berjalan meriah dengan tradisi khas Tanah Karo, mulai dari landek (menari bersama) hingga penyampaian pemberian kata nasehat kepada kedua pengantin yang memasuki rumah tangga baru.

Seperti biasanya adat Karo, dari pihak senina atau sembuyak, kalimbubu, dan anak beru (saudara yang paling dekat), memberikan nasehat dan petuah-petuah serta do’a kepada pengantin baru.

​Roma Tarigan tampak gagah mengenakan bulang-bulang pakaian adat Karo, sementara Katarina br Bangun tampil anggun berbalut uis nipes warna merah khas pengantin Karo.

​”Kami sangat bersyukur seluruh rangkaian ibadah dan acara adat hari ini dapat berjalan lancar.

Terima kasih atas doa restu dan kehadiran seluruh keluarga besar serta jemaat GBKP Pondok Gede,” ujar Jasa Tarigan (bp.Jenari) perwakilan dari keluarga pengantin pria.

​Pernikahan yang bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ini menjadi momen bersejarah dan momen kebahagiaan tersendiri bagi kedua mempelai dalam membina rumah tangga baru yang diberkati Tuhan. (Liber Simbolon)

Penulis: Liber Simbolon

Editor: Liber Simbolon

Sumber Foto: Biro Jakarta

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA