Penulis: Wilfrid S
Editor: Liber Simbolon

Medan, BeritaPresisi.com — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menyiapkan Program Kampung Kreatif Sumut Berkah (KKSB) guna mengatasi kebuntuan pembangunan infrastruktur di tingkat desa dan kelurahan. Program strategis pada masa kepemimpinan Gubernur Bobby Nasution dan Wakil Gubernur Surya ini mengusung konsep pembangunan kawasan terintegrasi (area-based development).
Plt Kepala Dinas PMD Dukcapil Sumut, Muhammad Suib, menyampaikan hal tersebut dalam konferensi pers di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Jumat (28/8/2026). Ia mengonfirmasi bahwa program KKSB telah secara resmi masuk ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Sumut.
Suntikan BKK Hingga Rp50 Miliar
Berbeda dengan alokasi dana desa yang cenderung parsial, program KKSB memprioritaskan penanganan kawasan secara menyeluruh dan berkesinambungan. Untuk mendukung percepatan tersebut, Gubernur Sumut akan mengucurkan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dengan nilai berkisar antara Rp5 miliar hingga Rp50 miliar per kawasan terintegrasi.
Langkah transformasional ini dirancang khusus untuk menekan angka ketimpangan antarwilayah di Sumatera Utara. Berdasarkan Keputusan Menteri Desa (Kepmendes) Nomor 343 Tahun 2025, dari total 5.417 desa di Sumut, sebanyak 521 desa masih berstatus sangat tertinggal dan 707 desa tergolong tertinggal.
Tahapan Seleksi dan Realisasi 2027
Pelaksanaan program KKSB akan melibatkan sinergi lintas sektor yang menggabungkan 19 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta tim ahli dari kalangan akademisi. Dalam prosesnya, setiap kepala daerah tingkat kabupaten/kota berhak mengusulkan satu calon kawasan penerima bantuan kepada Gubernur Sumut.
Melalui pendampingan terpadu dan pengucuran BKK ini, Pemprov Sumut optimistis dapat mempercepat pemerataan ekonomi serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat hingga ke pelosok desa. (Wilfrid S)
Penulis: Wilfrid S
Editor: Liber Simbolon
Sumber Foto: Biro Medan
Tidak ada komentar