Penulis: Liber Simbolon
Editor: Liber Simbolon

Foto : Kombes Pol. Dermawan Karosekali

Atlet Nasional Pencak Silat Tahun 1996-1999
Jakarta, Berita presisi – Kombespol Dermawan Karosekali yang sering dipanggil Karosekali dilahirkan oleh seorang ibu berprofesi pedagang dan ayahnya berprofesi petani tahun 1975 di Desa Tigapanah Kabupaten Karo Sumatera Utara.
Pada tahun 1980 pindah ke Delitua Kabupaten Deli Serdang dan meneruskan SD di Marindal 1 dan SMP Negeri 20 juga di Marindal, tapi melanjutkan SMA di Katolik Delitua.
Saat masih sekolah SMA, setelah pulang sekolah, Karosekali membantu ibunya berjualan ikan. Setelah menamatkan pendidikan SMA, Karosekali melanjutkan pendidikan ke IKIP Medan.
Sangkin sayangnya Karosekali terhadap ibunya dan ingin meringankan beban orang tua, semasa kuliah di IKIP Medan, Karosekali juga memanfaatkan waktu menjadi supir angkot.
Saat tidak menjadi supir, pulang kuliah Karosekali bekerja menjadi timer di pajak (Pasar) Delitua.
Saat masih kuliah, Karosekali juga sempat mengajar di sekolah Yayasan Singosari tahun 1997.
Setelah selesai kuliah di IKIP Medan, Karosekali merantau ke Pulau Jawa
Tahun 2000 tepatnya Pondok Gede Kota Bekasi Jawa Barat.
Karena belum mendapatkan pekerjaan dan kebetulan ada penerimaan, akhirnya melamar menjadi Polisi dengan modal sarjana.
Walau tidak ada mengenal dilingkungan Polri, Karosekali nekad melamar jadi Polisi dan akhirnya lulus, berhasil masuk menjadi Polisi dan berdinas di PTIK.
Setelah dinas beberapa tahun, ia pindah ke Polda Riau dan tidak sampai setahun ada kesempatan mengikuti pendidikan Selapa Polri. Karena lulusan terbaik di Selapa Polri Karosekali tempatkan di Polda Metro Jaya.
Karosekali yang menjadi makanan idolanya ‘Tasak Telu’ (gulai ayam ala Karo) menjadi atlet nasional Pencak Silat dari tahun 1996 sampai tahun 1999 yang tidak pernah kalah dan selalu mendapatkan medali emas ini, lebih banyak menjalani dinasnya di lingkungan Polda Metro Jaya.
Pada Kamis tanggal 2 Juli 2026 resmi naik pangkat dari AKBP menjadi Kombespol. Selama dinas di Polda Metro Jaya, Karosekali pernah menjabat Wakapolsek Pondok Gede, Kapolsek Jatiasih Kota Bekasi, Kapolsek Pondok Gede, Kapolsek Kalideres Jakarta Barat, Kapolsek Jatiuwung Kota Tangerang.
Kasat Samapta Bekasi Kota, Kasat Narkoba Jakarta Utara, Kasat Samapta Jakarta Pusat, Kabag Ops Lalu lintas selama 6 tahun (kabagops terlama).
Lalu menjadi Direktur Tahanan dan Barang Bukti Polda Metro Jaya dan kini di percaya menjadi auditor kepolisian tingkat 3, masih di Polda Metro Jaya.
Karosekali yang punya motto ‘Berguna bagi orang banyak dan Jangan lupa bahagia’ juga hobi bertani ini, memperistri Beru Tarigan mempunyai 3 anak, yaitu 1 perempuan dan 2 laki-laki. Saat ini anak laki-laki paling tua sedang mengikuti pendidikan di Akpol. (Liber Simbolon)
Penulis: Liber Simbolon
Editor: Liber Simbolon
Sumber Foto: Biro Jakarta
Tidak ada komentar