Penulis: Jarian Tambunan
Editor: Liber Simbolon


Mantan Bupati Rokan Hilir Afrizal Sintongf, diperiksa di Polda Riau ( Foto-khs-Redaksi)
PEKANBARU, beritapresisi.com – Dugaan korupsi infrastruktur Rohil kembali menjadi perhatian setelah mantan Bupati Rokan Hilir, Afrizal Sintong, menjalani pemeriksaan oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau, Senin (22/6/2026).
Pemeriksaan dilakukan di Mapolda Riau sejak pagi. Penyidik mendalami dugaan penyimpangan anggaran pada sejumlah proyek infrastruktur yang dikerjakan saat Afrizal memimpin Kabupaten Rokan Hilir periode 2021-2024.
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, Kombes Pol Ade Kuncoro Ridwan, membenarkan pemeriksaan terhadap mantan kepala daerah tersebut.
“Benar, saat ini penyidik sedang melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan,” kata Ade Kuncoro saat dikonfirmasi, Senin.
Saat ini, penyidik masih mengumpulkan keterangan para pihak, menelaah dokumen, serta melengkapi alat bukti untuk memastikan ada atau tidaknya pelanggaran hukum dalam penggunaan anggaran daerah pada proyek yang tengah diselidiki.
Perkembangan sejumlah kasus dugaan korupsi di Rokan Hilir juga mendapat sorotan dari Ketua Umum Lembaga Independen Pembawa Suara Transparansi (INPEST), Ir. Ganda Mora, SH, M.Si.
Menurutnya, nama Afrizal Sintong kerap muncul dalam berbagai perkara yang ditangani aparat penegak hukum. Namun, hingga kini mantan bupati tersebut belum terseret sebagai tersangka.
“mantan Bupati Rohil, Afrizal Sintong disetiap kasus korupsi di Rohil selalu di periksa, artinya ada keterangan di BAP terperiksa terdahulu, tetapi selalu lepas termasuk kasus dana PI sudah nyata-nyata di persidangan namanya disebut tetapi selalu lolos, ada kekuatan apa?,” tanyanya, Selasa (23/6/2026).
Ganda Mora juga menyinggung sejumlah perkara yang saat ini menjadi perhatian publik dan disebut masih dalam penanganan Polda Riau. Di antaranya kasus Participating Interest (PI), proyek Jembatan Air Hitam, serta pembangunan Jalan Anas Makmun.
Sejauh ini, Ditreskrimsus Polda Riau masih terus melakukan pendalaman terhadap perkara tersebut guna mengungkap pihak yang bertanggung jawab apabila ditemukan unsur pidana.
Penulis: Jarian Tambunan
Editor: Liber Simbolon
Sumber Foto: Redaksi
Tidak ada komentar