Penulis: Liber Simbolon
Editor: Liber Simbolon

Jakarta, BeritaPresisi.com— Upaya membangun kepedulian sosial dan memperkuat perlindungan terhadap generasi muda terus mendapat perhatian dari berbagai elemen masyarakat. Hal tersebut menjadi salah satu pokok pembahasan dalam pertemuan Sekretaris Jenderal DPP Gaharu Nusantara Bersinar (GNB), Hendra Simanjuntak, dengan Ketua Umum DPP Gerakan Kristen Indonesia Sejahtera (GEKRIS), Imanuel Ebenhaezer Lubis, di kantor DPP GEKRIS Jakarta.
Pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk menjajaki kolaborasi kegiatan kemanusiaan dan sosial yang dapat melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
GNB dan GEKRIS melihat bahwa tantangan yang dihadapi generasi muda tidak hanya berkaitan dengan pendidikan, tetapi juga persoalan sosial seperti penyalahgunaan narkoba, bullying, kekerasan, serta berbagai bentuk kerentanan sosial lainnya.
Karena itu, diperlukan pendekatan yang melibatkan banyak pihak melalui edukasi, kepedulian, pendampingan, serta kegiatan sosial yang berkelanjutan.
Membangun Kolaborasi, Bukan Sekadar Seremonial
Sekjen DPP GNB Hendra Simanjuntak mengatakan, kolaborasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada pertemuan antarpengurus organisasi, tetapi dapat diterjemahkan menjadi program yang memberikan manfaat nyata.
“Kami ingin membangun kolaborasi yang konkret. Persoalan kemanusiaan dan masa depan generasi muda tidak dapat diselesaikan oleh satu organisasi saja. Kita perlu bergerak bersama, membangun kepedulian dan menghadirkan kegiatan yang benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Hendra.

Menurutnya, semangat Generasi Indonesia Bersinar dapat menjadi ruang bersama bagi berbagai organisasi dan komunitas untuk mengambil bagian dalam kegiatan positif bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua Umum DPP GEKRIS Imanuel Ebenhaezer Lubis menegaskan pentingnya membangun sinergi dan kebersamaan dalam menjalankan kegiatan kemanusiaan.
“Kepedulian terhadap sesama harus diwujudkan dalam tindakan. Kolaborasi ini menjadi ruang untuk bersama-sama melihat kebutuhan masyarakat dan kemudian menghadirkan kegiatan yang memiliki dampak positif,” kata Imanuel.
Sejumlah Program Mulai Dijajaki
Dalam pertemuan tersebut, kedua organisasi menjajaki sejumlah bentuk kegiatan bersama, di antaranya mengadakan seminar untuk pengurus DPP GEKRIS dan masyarakat umum tentang bahaya Narkoba dan Bullying dalam waktu dekat ini., edukasi generasi muda, kegiatan kepedulian masyarakat, kampanye pencegahan narkoba dan bullying, kegiatan sosial kemanusiaan, serta program pembinaan yang menyasar lingkungan masyarakat dan generasi muda.
Konsep kegiatan akan terus dimatangkan dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat dan potensi kolaborasi dengan berbagai pihak.
Generasi Muda sebagai Investasi Masa Depan Bangsa
Bagi kedua organisasi, kepedulian terhadap generasi muda merupakan bagian penting dari upaya membangun masa depan Indonesia.
Generasi muda membutuhkan lingkungan yang aman, sehat, positif, dan memberikan ruang untuk berkembang. Karena itu, upaya pencegahan terhadap narkoba dan bullying perlu berjalan bersamaan dengan penguatan karakter, kepedulian sosial, pendidikan, kreativitas, serta kesempatan bagi anak muda untuk berkontribusi.
Pertemuan GNB dan GEKRIS diharapkan menjadi awal dari kolaborasi yang lebih luas, sehingga gerakan kemanusiaan dapat dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan.
“Kita tidak hanya ingin berbicara tentang masa depan generasi muda saja. Kita ingin ikut mengambil bagian dalam menjaganya.”
Bersama Peduli. Bersama Bergerak. Bersama Mewujudkan Generasi Indonesia Bersinar. (Liber Simbolon)
Penulis: Liber Simbolon
Editor: Liber Simbolon
Sumber Foto: Biro Jakarta
Tidak ada komentar