Penulis: Ranto S
Editor: Liber Simbolon

Balige, Toba, BeritaPresisi.com – Jalan menuju Desa Hutagurgur, Kecamatan Borbor, Kabupaten Toba memang bukan lintasan yang mudah. Aspal terputus, tanjakan dan tikungan membelah perbukitan yang menjadi tumpuan hidup para petani di kawasan itu.
Namun beratnya medan tidak menyurutkan langkah Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara yang juga Anggota Komisi XIII DPR RI, Drs. Rapidin Simbolon, M.M., untuk menepati janji. Jumat (24/7/2026), ia tiba di Hutagurgur guna menyerahkan satu unit traktor kepada kelompok tani desa tersebut. Janji itu pernah ia ucapkan dua tahun lalu.
Kedatangan Rapidin disambut meriah di halaman Kantor Desa Hutagurgur. Hadir unsur Forkopimcam, jajaran Dinas Pertanian Kabupaten Toba, Ketua Komisi B DPRD Sumut Sorta Ertaty Siahaan, Wakil Bupati Toba periode 2021–2024 Tonny Simanjuntak, serta anggota DPRD Kabupaten Toba Fraksi PDI Perjuangan Parasian Tampubolon dan Hidup Tambunan.

Di tengah kerumunan warga, traktor berwarna merah menjadi pusat perhatian. Ada yang memotret, ada yang mengusap bodinya, dan banyak yang mulai membayangkan musim tanam yang lebih ringan.
Sebelum penyerahan, Rapidin memilih berdialog langsung dengan petani dan kepala desa. Ia mendengarkan keluhan mulai dari kebutuhan alat pertanian hingga upaya meningkatkan produktivitas lahan.
“Ini adalah janji saya dua tahun lalu,” kata Rapidin.
Ia menjelaskan, bantuan traktor itu merupakan hasil perjuangan lintas komisi di DPR RI. Meski tidak berada di komisi pertanian, ia tetap memperjuangkan agar kebutuhan petani di dapilnya terpenuhi.
Dukungan tak berhenti di traktor. Rapidin berjanji akan kembali pada Agustus mendatang membawa benih jagung P-32 ke kawasan Habornas.
“Agustus nanti saya datang lagi membawa benih jagung P-32. Kalau lahannya sudah dibuka, langsung bisa ditanami. Walaupun keuangan negara sedang efisiensi, melalui gotong royong partai dan dana pribadi saya, kami tetap berupaya membantu petani,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Rapidin juga menitipkan pesan politik. Ia mengajak masyarakat membangun kesadaran untuk memilih pemimpin berdasarkan rekam jejak, bukan politik uang. Ia juga menyinggung pentingnya Program Makan Bergizi Gratis agar tepat sasaran.
“Bantuan traktor ini kami harapkan membuat petani bangkit dengan kemampuan dan usaha mereka sendiri,” katanya.
Perwakilan petani, Hasan Pasaribu, menyampaikan apresiasi. “Walaupun beliau bukan di komisi pertanian, beliau tetap memperjuangkan hingga traktor ini bisa sampai ke desa kami. Kami mengucapkan terima kasih. Mudah-mudahan bantuan ini meningkatkan hasil pertanian masyarakat,” ujar Hasan.
Penyerahan kunci traktor dilakukan secara simbolis kepada perwakilan kelompok tani. Rapidin berpesan agar alat dijaga, digunakan bergiliran, dan dikelola secara merata.
“Rawat traktor ini dengan baik. Kalau ada kebutuhan lain, buat proposal dari sekarang. Siapa tahu bisa kami perjuangkan pada program tahun 2027. Ke depan kami akan berupaya lagi menambah bantuan, termasuk benih jagung,” pesannya.
Penyuluh Pertanian Lapangan Dinas Pertanian Toba, Nando Hutapea, menilai bantuan ini akan membuat pekerjaan petani lebih efektif dan efisien. “Bantuan yang diperjuangkan Bapak Rapidin menjadi bagian dari upaya memperkuat pertanian rakyat,” ujar Nando.
Dengan traktor baru ini, petani Hutagurgur berharap perbukitan Borbor bisa diolah lebih cepat, dan harapan panen melimpah tak lagi tertunda medan.
Penulis: Ranto S
Editor: Liber Simbolon
Sumber Foto: Biro Samosir
Tidak ada komentar