Tembilahan-Riau, BeritaPresisi.com – Awak media menjumpai langsung wali Kuala selat di saat keberangkatan di pelabuhan Pelindo saat keberangkatan nya ke guntung beliau menyampaikan terkait penanaman mangrov di desa nya
“Penanaman bakau M4CR belum belum berjalan, kelompok tani nya sudah ada di desa penanaman nya dikabarkan akan di laksanakan di bulan Agustus 2026 ini yang akan di resmikan Kapolda Riau.
Terkait isu yang beredar tentang adanya pungutan 1 juta per hektar yang di koordinir pak wali, pak wali membantah tentang isu yang beredar tersebut
M4CR yang pendanaan langsung oleh bank dunia dan di bayar dengan daun kehidupan program ini sudah berjalan dari tahun 2024 sampai 2027 secara bertahap baik penanaman dan lahan juga perawatan mangrov yang sudah di tanam yang
Beberapa desa yang menjadi titik penanaman bakau M4CR kecamatan Kuindra, dan tanah merah Bakau Aceh, Bidari tanjung datok, bente, igal, Mandah, di kecamatan kateman dan mandah
Penanaman bibit mangrove lokal yang berada di lokasi tanah yang sama supaya tidak menimbulkan stres kepada tanaman ketika di tanam, dan juga pancang bambu supaya tanaman tidak terseret arus air ketika pasang
Jangan sampai minim nya pemberitaan sebagai kontrol sosial tentang penanaman mangrove tersebut jadi ajang oknum yang tidak bertanggung jawap mencari keuntungan pribadi. (Syahwani)
Tidak ada komentar