Penulis: MS
Editor: Liber Simbolon


Jakarta, BeritaPresisi.com– Mimpi Belanda melaju jauh di Piala Dunia 2026 harus pupus lebih cepat. Tim Oranje tersingkir di babak 32 besar setelah kalah adu penalti 2-3 dari Maroko, Senin 29 Juni 2026 WIB.
Hasil ini jadi kejutan, mengingat Belanda sempat tampil dominan di fase grup.
Reijnders Jarang Dimainkan Koeman
Gelandang AC Milan, Tijjani Reijnders, jadi sorotan karena minim menit bermain. Dari 4 laga Belanda di Piala Dunia 2026, Reijnders cuma jadi starter 2 kali.
1. vs Jepang 2-2: Reijnders starter tapi ditarik keluar. Catatan: 4x tendangan sudut, tanpa shot on target.
2. vs Swedia 5-1: Starter lagi, 1x offside, 1x shots off target.
3. vs Tunisia 3-1: Masuk dari bangku cadangan, catatkan 1 assist.
4. vs Maroko 1-1, kalah penalti: Nama Reijnders tidak muncul di daftar pemain yang dimainkan.
Minimnya peran Reijnders bikin banyak fans bertanya-tanya dengan keputusan Ronald Koeman.
Jalan Belanda Berakhir di Tangan Maroko
Belanda sebenarnya mulus di grup: menang 5-1 atas Swedia dan 3-1 atas Tunisia. Tapi saat lawan Maroko di babak gugur, Oranje tumpul.
Laga berakhir 1-1 di waktu normal. Belanda hanya pegang bola 30% dan kalah 2-3 di adu penalti.
Pelatih Maroko Walid Regragui berhasil meredam lini tengah Belanda yang biasanya diisi Frenkie de Jong, Ryan Gravenberch, dan Reijnders.
Reaksi Awal
Belanda datang ke Piala Dunia 2026 dengan ambisi besar setelah 3 kali jadi runner-up. Tapi cedera Jurrien Timber dan rotasi Koeman yang dinilai telat jadi faktor gagalnya misi. (MS)
Penulis: MS
Editor: Liber Simbolon
Sumber Foto: Biro Jakarta
Tidak ada komentar