Hotline News

Kemenimipas Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Pemberdayaan Warga Binaan

waktu baca 2 menit

Penulis: Lambok.SH

Editor: Liber Simbolon

Rabu, 16 Sep 2026 01:51 4

CILACAP, BeritaPresisi.Com– Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) terus menjalankan program ketahanan pangan sebagai salah satu upaya pemberdayaan warga binaan sekaligus mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan nasional.

Program tersebut dilaksanakan melalui berbagai kegiatan produktif di lingkungan pemasyarakatan, antara lain pertanian, peternakan, perikanan, serta pemanfaatan lahan yang tersedia di sejumlah satuan kerja Pemasyarakatan.
Pelaksanaan program tersebut salah satunya terlihat di kawasan Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Pada 17 April 2025, Kemenimipas melaksanakan panen perdana sebagai bagian dari pengecekan kesiapan program akselerasi ketahanan pangan yang telah dicanangkan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto.

Program ketahanan pangan tersebut tidak hanya bertujuan menghasilkan komoditas pangan, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan kemandirian warga binaan. Melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan pertanian dan usaha produktif lainnya, warga binaan mendapatkan pengalaman dan keterampilan yang dapat menjadi bekal setelah menyelesaikan masa pidana.

Selain di Nusakambangan, program serupa dikembangkan di berbagai Lapas dan satuan kerja Pemasyarakatan di Indonesia. Pada September 2025, jajaran Pemasyarakatan juga melaksanakan penanaman 360 ribu bibit pohon kelapa secara serentak sebagai bagian dari penguatan program ketahanan pangan.

Pelaksanaan program dilakukan dengan mengoptimalkan lahan dan sumber daya yang dimiliki satuan kerja Pemasyarakatan serta melibatkan warga binaan dalam proses produksi. Dengan demikian, kegiatan pembinaan tidak hanya berorientasi pada aspek pengamanan, tetapi juga diarahkan pada peningkatan keterampilan dan produktivitas.

Program ini dilaksanakan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan bersama jajaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, dengan melibatkan petugas dan warga binaan.

Program yang dijalankan berupa kegiatan ketahanan pangan melalui pertanian, peternakan, perikanan, penanaman tanaman pangan, dan kegiatan produktif lainnya.

Salah satu pelaksanaan penting dilakukan melalui panen perdana di Nusakambangan pada 17 April 2025 dan kemudian dikembangkan melalui berbagai kegiatan sepanjang

Program dilaksanakan di berbagai satuan kerja Pemasyarakatan di Indonesia, termasuk kawasan Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.

Program tersebut dijalankan untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus memberikan pembinaan kemandirian dan keterampilan produktif kepada warga binaan.

Pelaksanaannya dilakukan dengan memanfaatkan lahan dan sumber daya yang tersedia di lingkungan Pemasyarakatan serta melibatkan warga binaan secara langsung dalam proses produksi dan pengelolaan kegiatan.

Melalui program tersebut, Kemenimipas berupaya menjadikan kegiatan pemasyarakatan sebagai sarana pembinaan yang produktif. Hasil kegiatan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi ketahanan pangan sekaligus menjadi bekal keterampilan bagi warga binaan ketika kembali ke tengah masyarakat.

Penulis: Lambok.SH

Editor: Liber Simbolon

Sumber Foto: Redaksi

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA