Penulis: Abu Sofyan
Editor: Febyola Stefani


Ketua Gapoktan Bina Karya, Klimi ( Foto-Ist-Meranti )
Kepulauan Meranti, Beritpersisi.com – 29 Juni 2026 – Masyarakat Desa Bina Maju, khususnya para petani yang tergabung dalam Kelompok Tani (Gapoktan) Bina Karya, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, meminta pemerintah segera membangun tanggul guna mencegah air laut pasang masuk ke lahan pertanian mereka.
Ketua Gapoktan Bina Karya, Klimi, mengatakan setiap kali terjadi pasang besar, lahan pertanian milik warga selalu terendam air laut. Kondisi tersebut menyebabkan kerusakan pada lahan dan mengancam hasil panen para petani.
“Kami berharap pemerintah dan pihak terkait segera membangun tanggul yang kokoh agar air laut tidak lagi masuk ke lahan pertanian kami. Setiap pasang besar, sawah dan kebun kami selalu terendam,” ujar Klimi kepada wartawan, Senin Berapa waktu lalu.
Menurut Klimi, Desa Bina Maju memiliki letak geografis yang langsung berhadapan dengan Selat Malaka dan berbatasan dengan negara tetangga, Malaysia. Kondisi tersebut membuat wilayah desa sangat rentan terhadap pasang air laut yang kerap menggenangi lahan pertanian masyarakat.
Tambah klimi lagi Ia berharap pembangunan tanggul dapat segera direalisasikan agar lahan pertanian warga tetap terlindungi dan produktivitas petani tidak terus mengalami kerugian akibat banjir pasang.
“Bagi kami para petani, lahan pertanian merupakan sumber perekonomian dan penghasilan sehari-hari. Karena itu kami sangat berharap pemerintah dapat segera merealisasikan pembangunan tanggul,” pungkas Klimi. (Abu Sofyan)
Penulis: Abu Sofyan
Editor: Febyola Stefani
Sumber Foto: Biro Kepulauan Meranti
Tidak ada komentar