Hotline News

Jubir Gerakan Rakyat Menilai ada pengharapan Indonesia Sejahtera dengan hadirnya Partai Gerakan Rakyat

waktu baca 3 menit
Kamis, 23 Jul 2026 12:53 8

Keterangan Foto : Juru Bicara Gerakan Rakyat dari kiri ke kanan; Yusuf Blegur, Mira dan Imanuel Ebenhaezer Lubis

 

Juru bicara (jubir) Gerakan Rakyat, Imanuel Ebenhaezer Lubis menilai pengharapan Indonesia Sejahtera dengan hadirnya Partai Gerakan Rakyat, hal itu dikatakannya pada proses pendaftaran berkas administrasi di Kementerian Hukum hari Kamis, 23 Juli 2026 di Jakarta Selatan.

Imanuel Ebenhaezer menyamaikan pendapat itu melihat Indonesia dalam keadaan Indonesia tidak baik-baik saja. Dollar semakin naik, banyak pejabat yang korupsi dan harga saham anjlok.

“Saya kira Indonesia dalam keadaan tidak baik-baik saja namun masih ada kesempatan untuk Indonesia bangkit. Ada titik pengharapan untuk Indonesia Sejahtera melalui Partai Gerakan Rakyat,” kata dia dalam wawancara Berita Presisi, Kamis (23/7/2026).

“Kalau kita lihat, Hadirnya Partai Gerakan Rakyat merupakan langkah maju dan dapat menyelesaikan Surat Keterangan Terdaftar di 38 Provinsi di Indonesia yang dikerjakan bersama tim secara kolektif kolegial, dan ini merupakan Partai Gerakan Rakyat dilahirkan dari rakyat,” tambahnya.

Salah satu ada pengharapan untuk Indonesia Sejahtera menurut Pendeta Imanuel Ebenhaezer Lubis adalah Rakyat Indonesia jenuh dengan berbagai persoalan dan mungkin saja banyak Rakyat Indonesia berdoa meminta perubahan bagi Indonesia dan jawaban doa itu adalah hadirnya Partai Gerakan Rakyat.

“Misalnya banyak persoalan di Indonesia yang belum teratasi dan mungkin Rakyat Indonesia lelah tetapi mereka meminta kepada Tuhan agar Indonesia bangkit dan terwujudlah melalui embrio kelahiran Partai Gerakan Rakyat,” jelasnya.

“Jadi ini adalah kesungguhan dari Keluhan Rakyat Indonesia yang saya lihat untuk betul-betul menuntaskan akar masalah bangsa Indonesia” lanjutnya.

Perlu diketahui Partai Gerakan Rakyat secara resmi mendaftarkan diri agar memperoleh badan hukum ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) pada Kamis (23/7/2026). Langkah ini menjadi pijakan awal bagi partai baru tersebut untuk mengarungi kancah politik nasional.

Sebelumnya, dalam Konferensi Pers yang dilaksanakan,
Ketua Umum Partai Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid, menegaskan komitmen serta orientasi filosofis berdirinya partai ini. Ia menegaskan bahwa Partai Gerakan Rakyat hadir sebagai wadah inklusif bagi seluruh elemen bangsa.
​”Kita menyatakan bahwa Partai Gerakan Rakyat bukan milik satu orang, bukan milik satu keluarga, dan bukan milik satu kelompok, tetapi milik seluruh rakyat Indonesia,” tegas Sahrin.

​Sahrin juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pihak Kemenkumham serta seluruh jajaran pengurus dari tingkat DPW, DPD, hingga DPC dan kader di seluruh Indonesia atas kerja keras yang telah dilakukan. Pihaknya merasa bersyukur karena seluruh dokumen pendaftaran telah diterima secara resmi.

​Kendati demikian, ia mengingatkan agar seluruh kader tidak cepat berpuas diri dan terus mengawal tahapan administrasi hingga verifikasi faktual.

​”Ini bukan fase terakhir, melainkan sebuah permulaan. Kita bersyukur dokumen kita telah diterima. Kita akan terus berjuang agar bisa mendapatkan ‘tiket’ sebagai peserta pemilu, dan ke depan kita menargetkan untuk memenangkan Pemilu,” lanjutnya. (Liber Simbolon)

Tag Terkait

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA