Hotline News

Minibus Berisi Tujuh Jeriken Diduga BBM Terbakar di SPBU Simpuan

waktu baca 3 menit

Penulis: Radiman Lah

Editor: Liber Simbolon

Jumat, 5 Jun 2026 04:03 3

 

Situasi SPBU Pada Saat Kebakaran mobil minibus yang baru selesai melakukan pengisian BBM jenis Pertalite di area SPBU Singaraya (Foto-Ist/Sambas)

Sambas, beritapresisi.com– Kebakaran hebat melanda SPBU 64.794.06 Singaraya atau SPBU Simpuan yang berada di Kecamatan Semparuk, Kabupaten Sambas, pada Kamis malam. Kobaran api yang disertai ledakan sempat membuat panik warga dan pengguna jalan yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Berdasarkan keterangan sejumlah warga yang berada di tempat kejadian, api diduga berasal dari sebuah mobil minibus yang baru selesai melakukan pengisian BBM jenis Pertalite di area SPBU tersebut.

Dalam peristiwa itu tidak terdapat korban jiwa. Namun, pemilik kendaraan dilaporkan mengalami luka bakar dan telah dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat guna mendapatkan perawatan medis.

Menurut saksi mata, mobil minibus tersebut awalnya selesai melakukan pengisian BBM dan bergerak menuju arah keluar SPBU. Namun secara tiba-tiba muncul api dari dalam kendaraan yang kemudian dengan cepat membesar.

“Mobil itu baru selesai isi BBM dan mau keluar. Tiba-tiba muncul api dari dalam mobil dan langsung membesar,” ujar salah seorang warga yang berada di lokasi kejadian.

Api dengan cepat membakar kendaraan hingga menimbulkan ledakan dahsyat. Kobaran api bahkan sempat menjulang beberapa meter dan menjilat bagian plafon serta sebagian tiang penyangga SPBU.

Sejumlah warga dan orang yang berada di lokasi sempat berupaya mendorong kendaraan tersebut agar menjauh dari area pengisian BBM guna menghindari risiko kebakaran yang lebih besar. Namun upaya tersebut gagal lantaran api terus membesar dalam waktu singkat.

“Kami berusaha sekuat tenaga mendorong mobil itu menjauh dari area SPBU, tapi mobilnya tiba-tiba tidak bisa bergerak lagi seperti remnya terkunci. Api juga semakin besar sehingga kami memilih menjauh,” ungkap seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan oleh tim pemadam kebakaran dari Kecamatan Semparuk, Tebas, dan Pemangkat yang turun langsung ke lokasi kejadian. Setelah api berhasil dijinakkan, kondisi kendaraan terlihat hangus total dan hanya menyisakan kerangka serta bagian mesin.

Dari informasi yang dihimpun di lapangan, kendaraan tersebut diketahui berasal dari Desa Mensere, Kecamatan Tebas, dengan nomor polisi 1706. Namun identitas lengkap kendaraan belum dapat dipastikan karena kondisi mobil rusak berat dan hangus terbakar.

Sejumlah warga juga menyebut kendaraan tersebut diduga membawa beberapa drum atau jeriken berisi BBM di dalam mobil.

“Satu jeriken sempat berhasil dikeluarkan, sedangkan enam lainnya ikut terbakar bersama mobil,” kata seorang warga lainnya.

Pasca kejadian, aparat kepolisian langsung memasang garis polisi (police line) di sekitar lokasi guna mengamankan tempat kejadian perkara (TKP). Pemasangan garis polisi dilakukan untuk memudahkan proses penyelidikan dan pengumpulan barang bukti.

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui. Aparat kepolisian bersama pihak terkait masih melakukan penyelidikan guna mengungkap sumber munculnya api yang menghanguskan kendaraan tersebut.

Sementara itu, Manajer SPBU Simpuan, Aan, mengaku dirinya sedang berada di rumah saat insiden terjadi dan baru mengetahui adanya kebakaran setelah menerima telepon dari seseorang.

“Saat kejadian saya sedang berada di rumah dan kaget mendapat telepon yang mengabarkan ada mobil terbakar di area SPBU,” ungkapnya saat ditemui di rest area SPBU yang tidak terdampak kebakaran.

Menurutnya, para petugas SPBU masih mengalami syok atas kejadian tersebut. Meski demikian, ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden itu.

“Pemilik mobil sudah dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat dan hanya mengalami luka bakar. Untuk keterangan lebih lanjut kita tunggu dari pihak berwajib saja,” pungkasnya.

Penulis: Radiman Lah

Editor: Liber Simbolon

Sumber Foto: Korwil Kalbar

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA