JAKARTA, BeritaPresisi.com — PT Pertamina Patra Niaga resmi menyesuaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi terhitung mulai hari ini, Sabtu, 1 Agustus 2026. Pada penyesuaian bulan ini, lini produk bensin non-subsidi (Pertamax Series) mengalami penurunan harga, sementara harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Biosolar dipastikan tidak mengalami
Berdasarkan regulasi Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 sebagai perubahan atas Kepmen No. 62 K/12/MEM/2020 tentang Formula Harga Dasar dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Berikut Rincian Perubahan Harga BBM Nonsubsidi (Wilayah DKI Jakarta & PBBKB 5%)
Untuk wilayah dengan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar 5% (seperti DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur), berikut perinciannya:
Pertamax (RON 92):
Harga Baru: Rp 15.950 per liter
Kompas.comHarga Lama: Rp 16.250 per liter (turun Rp 300)
IDN Times Sulsel+ 1
Pertamax Green 95:
Harga Baru: Rp 16.600 per liter
Energizing Your Journey+ 1Harga Lama: Rp 17.000 per liter (turun Rp 400)
Energizing Your Journey+ 1
Pertamax Turbo (RON 98):
Harga Baru: Rp 18.300 per liter
Energizing Your Journey+ 1Harga Lama: Rp 19.300 per liter (turun Rp 1.000)
Kompas.com+ 1
Dexlite (CN 51):
Harga Baru: Rp 19.700 per liter (tidak berubah)
Energizing Your Journey+ 1
Pertamina Dex (CN 53):
Harga Baru: Rp 21.150 per liter (tidak berubah)
Kompas.com+ 1
Harga BBM Subsidi Tidak Mengalami Perubahan Harga
Sementara itu, Pemerintah dan Pertamina tetap mempertahankan tarif BBM bersubsidi dan penugasan di seluruh Indonesia:
Pertalite (RON 90): Rp 10.000 per liter
Biosolar (Subsidi): Rp 6.800 per
Catatan: Perbedaan harga di luar wilayah Jabodetabek dan Pulau Jawa dapat terjadi sesuai dengan besaran PBBKB di masing-masing daerah yang berkisar antara 5%





























Tidak ada komentar