Hotline News

Pemerintah Perpanjang Penutupan Tujuh Bandara Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Siapkan Bandara Alternatif

waktu baca 2 menit

Penulis: Liber Simbolon

Editor: Liber Simbolon

Senin, 7 Sep 2026 09:46 15

 

Jakarta, BeritaPresisi.com — Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan resmi memperpanjang penutupan tujuh bandara hingga Senin, 7 September 2026. Kebijakan krusial ini diambil guna memitigasi risiko dampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang berpotensi membahayakan keselamatan penerbangan.

​Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan keselamatan masyarakat dan kru udara merupakan prioritas tertinggi pemerintah. Pengoperasian kembali seluruh fasilitas penerbangan terdampak baru akan dilakukan setelah kondisi dinyatakan aman secara mutlak berdasarkan pemantauan data cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Daftar 7 Bandara Terdampak Penutupan Sementara:

  • Bandara Soekarno-Hatta (Banten)
  • Bandara Halim Perdanakusuma (Jakarta)
  • Bandara Radin Inten II (Lampung)
  • Bandara Pondok Cabe (Banten)
  • Bandara Budiarto (Banten)
  • Bandara Muhammad Taufiq Kiemas (Lampung)
  • Bandara Husein Sastranegara (Jawa Barat)

​Sementara itu, Bandara Atung Bungsu di Pagar Alam, Sumatera Selatan, telah resmi beroperasi kembali secara normal setelah hasil pemeriksaan ketat menunjukkan kawasan tersebut sudah terbebas dari paparan abu vulkanik.

Pengalihan Operasional ke Bandara Alternatif

​Guna menjaga kelancaran konektivitas dan mobilitas masyarakat, Kementerian Perhubungan telah menyiapkan lima bandara alternatif untuk menampung pengalihan rute penerbangan:

  • ​Bandara Kertajati
  • ​Bandara Internasional Yogyakarta
  • ​Bandara Juanda
  • ​Bandara Adi Soemarmo
  • ​Bandara Jenderal Ahmad Yani

​Sejumlah maskapai penerbangan mulai mengimplementasikan skema mitigasi tersebut. Maskapai Garuda Indonesia tercatat telah mengalihkan dan mendaratkan empat penerbangannya ke Bandara Kertajati dari yang semula dijadwalkan mendarat di Bandara Soekarno-Hatta. (Liber Simbolon)

 

Penulis: Liber Simbolon

Editor: Liber Simbolon

Sumber Foto: Biro Jakarta

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA