Penulis: Abu Sofyan
Editor: Liber Simbolon

Kepulauan Meranti. Beritapersisi.com – Kondisi jalan beton yang menjadi satu-satunya akses penghubung dari Desa Dedap menuju Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kabupaten Kepulauan Meranti, saat ini mengalami kerusakan parah dan sangat memprihatinkan.
(07/09/2026)
Jalan tersebut merupakan akses vital sekaligus urat nadi perekonomian masyarakat Desa Dedap dan sejumlah desa lainnya di Kecamatan Tasik Putri Puyu. Selain digunakan untuk aktivitas sehari-hari, jalan ini juga menjadi jalur utama bagi warga dalam mengangkut hasil pertanian untuk dijual ke kota.
Kerusakan jalan dinilai cukup menghambat aktivitas dan perekonomian masyarakat. Para petani dan buruh yang mengangkut hasil panen harus ekstra berhati-hati ketika melintasi jalan tersebut, terlebih saat membawa muatan.
Kondisi jalan yang rusak juga membuat perjalanan menjadi lebih lama. Para pekerja yang membawa hasil panen warga harus memperlambat kendaraan dan meningkatkan kewaspadaan guna menghindari kecelakaan.
Terlebih pada malam hari, kondisi jalan yang rusak tersebut dinilai semakin membahayakan para pengguna jalan. Padahal, akses tersebut merupakan jalur penting yang menghubungkan beberapa desa dengan Kecamatan Tasik Putri Puyu.
Salah seorang warga Desa Dedap yang sedang melintas, namun meminta namanya tidak dipublikasikan, mengatakan bahwa kondisi jalan yang rusak sering menjadi hambatan bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
“Dengan kondisi jalan seperti ini, sering menjadi hambatan bagi kami untuk menggunakan jalan tersebut. Padahal, jalan ini merupakan urat nadi dan objek vital bagi masyarakat seperti kami yang membawa hasil panen pertanian,” ujarnya kepada wartawan BeritaPersisi.
Menurutnya, jalan tersebut sangat penting karena menjadi akses bagi petani untuk membawa hasil panen menuju kota sebagai sumber mata pencaharian dan perekonomian masyarakat.
“Jalan ini merupakan penghubung sekaligus akses untuk membawa hasil panen petani agar bisa dijual ke kota. Ini menjadi salah satu sumber perekonomian masyarakat,” katanya.
Warga berharap pemerintah terkait segera memberikan perhatian serius terhadap kondisi infrastruktur tersebut. Mereka meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kepulauan Meranti maupun Pemerintah Provinsi Riau dapat turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi jalan dan mengambil langkah perbaikan.
Menurut warga, pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur jalan sangat dibutuhkan, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di wilayah kepulauan.
“Untuk kenyamanan dan kesejahteraan perekonomian masyarakat, khususnya di daerah kepulauan, kami berharap kepada pemerintah dan pihak terkait agar segera turun meninjau langsung ke lapangan. Infrastruktur adalah kebutuhan bagi kami masyarakat yang tinggal di desa. Semoga kondisi ini menjadi perhatian serius dan segera ditangani,” pungkasnya. (Azwan Anas)
Penulis : Azwan Anas
Penulis: Abu Sofyan
Editor: Liber Simbolon
Sumber Foto: Biro Kepulauan Meranti
Tidak ada komentar